Cari Blog Ini

Kamis, 08 Maret 2012

Sederhana, sarat makna....

Sempat terfkir oleh naluri manusa biasa saya...
MENGAPA TUHAN TAK BERI APA YANG SAYA MAU?....

Awal tahun 2011 hingga akhirnya menginjak awal tahun ini,2012.

ada banyak perenungan disana. Mungkin hidup saya saat itu hanyalah berkeluh dan berkesah, marah pada keadaan dan memandang semua dengan cara yang picik.
     Yaa.... biarlah anda menyebutnya masa rapuh, sangat rapuh! Sehingga apapun yang saya dengar dan saya lihat saat itu akan dengan mudah menyentuh dan mempengaruhi perasaan, menangis sudah bukan bualan,

Dan kembalilah saya kepada tuhan saya...
Kembalilah saya untuk meminta,...
Dan kembali bertanya apa yang salah dengan saya?...
Apa sesungguhnya dosa saya?
                Tuhan tidak memberika apa-apa...
                Tuhan juga tidak menjawab apa-apa..
                Tuhan tidak beri saya penyelesaian saat itu juga
Tapi..
                TUHAN MEMBERIKAN SAYA AKAL SEHAT
Tuhan memberikan saya pengertian bahwa begitu sulit menemukan suatu kondisi hidup yang disebut dengan bahagia, kata sederhana yang sarat makna, Tuhan memberikan saya pengertian bahwa kita di tujukan untuk membuat suatu frame kehidupan dimana apa yang kita kejar dinamakan “happy ending” tapi apa yang saya lakukan untuk mengejar mimpi 1000000% salah!,
Dan sumber dari semua rasa sesal dan masalah adalah “kurangnya rasa menerima”


And now?!! My life is so much better..
Tuhan memang tidak langsung menjawab doa kita, tuhan hanya memberi kita satu potongan, kemudian satu potongan lagi, dan potongan-potongan berikutnya, dan peran kita adalah untuk menyusunnya.

Yakinkan saja, pada saatnya nanti anda hanya akan tersenyum malu-malu dan berfikir
“itu seharusnya bukan masalah...”